Bayi dan Dunia Bermain - Goresan KENANGA

creation without limits

Hot

Minggu, 03 Juli 2011

Bayi dan Dunia Bermain

Dunia anak adalah dunia bermain, bahkan sejak mereka mulai lahir. Mereka melihat aneka objek yang bergerak dengan antusias, menendang-nendang mainan atau selimutnya tanpa bosan, mereka belajar untuk menelungkup dengan pantang menyerah, mereka merasakan berbagai tekstur, mencium berbagai aroma, mendengar berbagai suara, dan menantang kemampuan fisik mereka. Bayi dibawah usia 3 bulan sudah mulai bereksplorasi melalui kegiatan bermain. Meskipun tampak sangat sederhana, kegiatan bayi kecil ini sebenarnya tidak hanya makan dan menangis namun ada hal lain yaitu tatapan mata, reflek menggenggam, dan sentuhan pengasuh
Bayi diatas 3 bulan memiliki kegiatan yang lebih terarah. Keingintahuannya lebih terarah misalnya dengan mencoba menoleh kearah suara yang ia dengar. Pada usia ini, bayi akan senang memainkan tangannya, mengenali wajah orang terdekat, dan juga mengamati mainan. Acara mandipun bisa menjadi satu hal yang paling menyenangkan seperti memukul-mukul air atau menaruh mainan didalam bak mandi.
Diatas 6 bulan umumnya bayi sudah dapat duduk sendiri tanpa dibantu, dapat merangkak, mengoceh, memegang benda-benda kecil dengan menggunakan ibu jari dan telunjuknya, serta mengajaknya bermain cilukba. Boneka yang lembut, buku sederhana dapat menjadi pilihan untuk bayi seusia ini.
Usia 10 bulan keatas bayi akan mulai belajar berdiri dan mencoba untuk berjalan. Pada usia ini beberapa alat rumah tangga bisa dijadikan mainan seperti baskom, mangkok kecil, dan lainnya dengan tidak melupakan unsur keamanannya, mainan susun atau tumpuk dapat menjadi pilihan. Matanya berbinar ketika melihat hal baru, tawanyapun menggelak saat menguasai keterampilan baru. Otaknya demikian sibuk memainkan berbagai fakta baru yang ia temukan dan keterampilan baru yang ia dapati. Inilah keajaiban sensorimotor dan practice play yang dilakukan oleh bayi. Untuk bayi yang cepat bosan dengan mainan memang seringkali menuntut orangtua atau pengasuhnya untuk lebih kreatif ketika mengajak bayi bermain. Seiring dengan bertambahnya usia bayi aktivitasnyapun makin meningkat maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam kegiatan bermain :
1.   Tujuan bermain adalah permainan itu sendiri dan si pelaku mendapat kepuasan karena melakukannya (tanpa target), bukan untuk misalnya mendapatkan uang.
2.   Dipilih secara bebas. Permainan dipilih sendiri, dilakukan atas kehendak sendiri dan tidak    ada yang menyuruh ataupun memaksa.
3.   Menyenangkan dan dinikmati.
4.   Ada unsur kayalan dalam kegiatannya.
5.   Dilakukan secara aktif dan sadar.
Ketika bermain dengan bayi yang paling penting adalah kesesuaian. Artinya, mainan yang diberikan harus sesuai dengan usianya karena mainan yang terlalu mudah dimainkan akan membuat bayi cepat bosan atau bila mainan yang diberikan mempunyai tingkat kesulitan yang lebih dari seusianya tentu akan membuat bayi frustrasi. Selain itu kesesuaian berkaitan erat juga dengan keselamatan. Dunia bermain bayi adalah dunia belajar bayi, permainan menjadi objek belajar setahap demi setahap sesuai dengan usianya, dari permainan itulah bayi mulai mengerti dan dapat dilihat tahap perkembangannya melalui respon terhadap dunia sekelilingnya. Maka menjadi kewaspadaan orangtua terhadap dunia bermain dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan, karena berpengaruh terhadap pertumbuhan bayi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar